Puisi ini Untuk Mu,
April 9th, 2008 @ 12:44 pm

Lihatlah rembulan disana
masih mengukir namamu
meski beriringan dengan awan hitam
Namamu tetap tereja dengan jelas…

Tataplah mentari pagi
Rasakan hangatnya menyelimuti dirimu
Cintaku pun akan sehangat itu
Tanpa pernah berkurang…

Dengarlah gemerisik angin malam
Umpamakan suaraku yang selalu berbisik Rindu
Sehalus kasih yang mengusap lembut wajahmu

Lihat, dengarkan dan rasakanlah…
Aku yang selalu jalani hidup
Dengan berpuisikan Namamu
Wahai Sayangku…

From Someone Out there,
Thanks for your beautiful words… :kiss:

poems